Wanita Tewas Usai Lompat Dari Feri Ketapang-gilimanuk, Ada Anak Di Mobil

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Informasi berikut ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan indikasi depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak nan dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental terdekat.

Seorang wanita berinisial WI (52) nekat loncat dari kapal feri KMP Citra Mandali Sakti nan sedang melaju dari Ketapang, Banyuwangi ke Gilimanuk, Bali. Perempuan ini ditemukan dalam keadaan meninggal di Pantai Prapat Agung, Bali.

WI menceburkan diri ke laut Selat Bali dan meninggalkan anaknya di dalam mobil travel nan ditumpanginya. WI meninggalkan anaknya nan menderita polio di mobil travel dengan nomor polisi (nopol) P-1494-KO.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Korban lampau melompat dari atas Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Citra Mandala Sakti saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali. "Korban melompat meskipun sudah diperingatkan oleh penumpang lain," ungkap Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk Letda Laut (P) Bayu Primanto, dilansir detikBali, Sabtu (21/12/2024).

WI ditemukan terdampar di perairan Prapat Agung, Desa Sumberkelampok, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali.

Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Darma Diatmika mengungkapkan jenazah Wayan I ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan berjulukan Mat Rasul (50) asal Gilimanuk, Jembrana, sekitar pukul 12.00 Wita. Jenazah Wayan I ditemukan di pesisir Batulicin, Taman Nasional Bali Barat (TNBB), Desa Sumberkelampok.

"Saksi menemukan sesosok mayit wanita paruh baya nan menggunakan jaket berwarna biru, kaus merah, celana panjang hitam, terdampar di pesisir Batulicin," kata Darma.

Baca buletin selengkapnya di sini.

(rdp/imk)